Foto keluarga saya My beautiful girl 1 My beautiful girl 2 My beautiful girl 3 My beautiful girl 4
Tampilkan postingan dengan label EduAction. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label EduAction. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Mei 2013


Pendidikan Karakter Cegah Radikalisme dan Kekerasan

indianmuslimobserver.com
Aksi radikalisme (ilustrasi)
Aksi radikalisme (ilustrasi)
A+ | Reset | A-
Pendidikan karakter yang ditanamkan dalam keluarga merupakan upaya efektif untuk mencegah tindakan radikalisme dan kekerasan di kalangan generasi muda, kata Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Banten KH AM Romly.

"Keluarga adalah lingkungan yang paling penting dalam upaya pembentukan karakter anak sehingga jika pendidikan karakter sudah terbangun dengan baik, akan terhindar dari tindakan kekerasan dan radikalisme," kata KH AM Romly dalam seminar pendidikan 'Pendidikan Karakter Dalam Upaya Mencegah Radikalisme' yang diselenggarakan Lingkar Kajian Untuk Pencerahan (Lingkaran) di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Banten di Serang, Rabu.

AM Romly mengatakan radikalisme adalah upaya orang-orang tertentu untuk melakukan perubahan sampai ke akar-akarnya. Radikalisme juga merupakan upaya melakukan perubahan pikiran dan tatanan masyarakat yang mendasar dengan cara apapun, sekalipun dengan tindakan ekstrem dan kekerasan.

"Faham radikalisme menginginkan pikiran dan tatanan baru sesuai dengan cara berfikirannya. Dia merasa yang `paling benar" yang tidak sesuai dengan pahamnya harus lenyap," kata AM Romly yang juga mantan Kanwil Kemenag Banten.

Menurutnya, faham tersebut berbahaya bagi upaya membangun kebersamaan, persaudaraan, karena bisa menimbulkan efek samping yang lain yakni kekerasan, bahkan kerap kali menimbulkan kekerasan dengan terjadinya ledakan bom, pembunuhan dan lainnya karena menganggap yang lain tidak sesuai dengan fahamnya.

"Dalam upaya menangkal radikalisme harus ada pendidikan dalam keluarga, sejak lahir orang muslim terbiasa dengan disambut kumandang adzan dan qomat untuk menanamkan kekuatan spiritual," kata KH AM Romly dalam seminar yang dihadiri kalangan pelajar, santri, mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan tersebut.

Pengamat Pendidikan UPI Serang Dr Herli Salim mengatakan, karakter pada intinya akhlak, budi pekerti. Orang yang berkarakter adalah orang yang punya prinsip, tidak mudah terpengaruh dengan tindakan negatif misalnya pengaruh dari paham-paham radikal yang membawa pada aksi terorisme.

"Orang yang berkarakter mampu menjalin hubungan dengan Tuhan dan hubungan antarsesama manusia, yang penuh cinta kasih, jauh dari sikap permusuhan. Serta akan memperhatikan lingkungan sekitar," kata Herli Salim.

Pemkot Bekasi Resmi Hapus Jalur Bina Lingkungan




bekasi.glestradio.com
Plt. Walikota Bekasi Rahmat Effendi
Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, menjamin seluruh siswa tidak mampu di daerah itu bisa meneruskan pendidikan hingga jenjang SMP atau SMA/SMK secara gratis.

"Jaminan tersebut telah kami tuangkan dalam nota kesepahaman yang melibatkan Dewan Pendidikan, Kantor Kementerian Agama, dan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) hari ini," ujar Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, di Bekasi, Rabu.

Perjanjian tersebut ditandatangani di Aula Islamic Center Kota Bekasi dengan disaksikan oleh seluruh kepala sekolah negeri dan swasta di daerah itu.

Menurut dia, nota kesepahaman ini merupakan tindak lanjut atas pemberlakuan aturan penerimaan siswa baru (PSB) secara "online" 100 persen mulai tahun ajaran 2013/2014.

"Selama ini siswa dari keluarga tidak mampu mengincar sekolah negeri yang dianggap lebih murah biaya pendidikannya dibandingkan dengan sekolah swasta. Mereka memanfaatkan jalur bina lingkungan," katanya.

Namun kenyataannya jalur bina lingkungan ini tak hanya dimanfaatkan oleh siswa dari keluarga tidak mampu, tapi juga oleh banyak pihak sehingga jumlah yang direkrut kerap membeludak.

Oleh karena itu, kata dia, mulai tahun ajaran baru, Pemkot Bekasi resmi menghapus jalur bina lingkungan dan memberlakukan PSB "online" 100 persen.

Dalam nota kesepahaman tersebut ditegaskan bahwa siswa dari keluarga tidak mampu tetap diharuskan bersaing secara akademis dengan pendaftar lain di sekolah negeri yang dituju.

Manakala siswa tersebut kalah bersaing sehingga gagal diterima di sekolah negeri yang diingini, ia dapat mendaftar di sekolah swasta yang terdekat dari rumahnya tanpa dipungut biaya apa pun.

"Dengan ditandatanganinya nota kesepahaman ini oleh BMPS, maka tidak boleh ada sekolah swasta mana pun yang menolak menerima siswa dari keluarga tidak mampu. Terhadap mereka pun tidak diperkenankan memungut biaya pendidikan karena akan ditanggung oleh Pemkot Bekasi," katanya.

Siswa Jambi Dilarang Rayakan Kelulusan di Jalanan




Republika/Prayogi
Sejumlah siswa SMA Negeri 26 Jakarta melakukan aksi corat-coret seragam mereka ketika merayakan kelulusan ujian nasional (UN), Jumat (24/5).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Rifai minta kepada para siswa di daerahnya untuk tidak merayakan kelulusan dengan melakukan konvoi kendaraan di jalan raya.

Menurut Rifai di Jambi, Rabu, konvoi para siswa yang cenderung ugal-ugalan tersebut dapat mengganggu pengguna jalan lainnya dan membahayakan jiwa para siswa dan orang lain.

"Pengumuman kelulusan UN SLTP mungkin akan disampaikan 30 Mei hingga 1 Juni ini. Biasanya, para siswa ini ikut-ikutan kakak-kakaknya di SMA yang merayakan kelululusan dengan konvoi di jalan. Ini membahayakan, dan kami melarangnya," kata Rifai.

Dijelaskan Rifai, konvoi siswa dalam jumlah besar ini juga berpotensi menimbulkan tindakan kriminal. "Seperti tahun-tahun sebelumnya, mereka beramai-ramai masuk ke toko mengambil pena (spidol). Ini yang kita cegah dan larang," ucapnya.

UN 2013 SMP sederajat di Kota Jambi diikuti 25 SMP negeri dan 34 SMP swasta. Di sisi lain, Rifai menyatakan kebanggaannya atas meningkatnya prestasi yang dicapai siswa Kota Jambi dalam UN 2013 ini.

Menurut dia, ada kenaikan secara signifikan terhadap nilai-nilai yang diperoleh para siswa. Sebelumnya, kota Jambi mendapatkan peringkat tujuh se-Provinsi Jambi, namun pada UN kali ini rata-ratanya naik, sehingga berada di posisi tiga.

"Meski prestasi di tingkat provinsi turun, namun untuk Kota Jambi justru mengalami peningkatan. Tahun lalu kita berada di posisi tujuh, tahun ini berada di posisi tiga," jelasnya.